Wiring star delta adalah cara menyambung motor tiga fasa agar saat start gulungannya terhubung bintang, lalu berpindah ke segitiga setelah motor mendekati putaran penuh. Tujuannya menekan arus start, karena pada hubungan bintang tegangan yang diterima tiap gulungan lebih rendah sehingga arusnya ikut turun.
- Syarat Motor: Periksa Pelat Nama Lebih Dulu
- Komponen Panel Star Delta dan Penentuan Ukurannya
- Posisi Pengaman Beban Lebih Menentukan Setelannya
- Rangkaian Daya: Urutan Sambungan yang Tidak Boleh Tertukar
- Wiring Kontrol Star Delta dan Urutan Kerjanya
- Interlock: Pengaman yang Tidak Boleh Dihilangkan
- Setelan Timer pada Wiring Star Delta
- Kapan Metode Ini Tidak Cocok
- Wiring Star Delta dengan PLC
- Gangguan yang Sering Terjadi dan Cara Menelusurinya
- Pemeriksaan Wiring Star Delta Sebelum Panel Dinyalakan
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Apa itu wiring star delta?
- Apakah semua motor tiga fasa bisa dipasang star delta?
- Berapa lama timer sebaiknya disetel?
- Apa yang terjadi bila kontaktor bintang dan segitiga menutup bersamaan?
- Kenapa pemutus turun tepat saat perpindahan ke segitiga?
- Kenapa pengaman beban lebih sering bekerja padahal beban normal?
- Kesimpulan
Sebelum menggambar satu garis pun pada diagram, ada satu hal yang harus dipastikan lebih dulu dan hampir tidak pernah disebut di artikel lain: tidak semua motor bisa dipasang dengan metode ini. Bagian pertama artikel ini membahas syarat tersebut, karena melewatkannya membuat seluruh panel yang sudah dirakit menjadi sia-sia.
Syarat Motor: Periksa Pelat Nama Lebih Dulu
Metode ini hanya bisa dipakai bila motor memenuhi dua syarat sekaligus.
Syarat pertama, motor harus punya enam terminal. Keenam ujung gulungan, yaitu U1, V1, W1, U2, V2, dan W2, harus tersedia di kotak terminal. Motor yang hanya membawa tiga kabel keluar tidak bisa dipindah hubungannya dari luar.
Syarat kedua, tegangan segitiga motor harus sama dengan tegangan jaringan. Ini bagian yang paling sering keliru. Pelat nama biasanya mencantumkan dua angka tegangan, misalnya ditulis dengan lambang segitiga dan bintang berdampingan.
| Tertulis di pelat nama | Pada jaringan 380 sampai 400 volt | Bisa dipakai star delta? |
|---|---|---|
| Segitiga 400 V, bintang 690 V | Kerja normal pada hubungan segitiga | Bisa, inilah konfigurasi yang benar |
| Segitiga 230 V, bintang 400 V | Kerja normal pada hubungan bintang | Tidak bisa, segitiga akan memberi tegangan berlebih |
| Hanya satu tegangan tercantum | Gulungan sudah dihubung tetap di dalam | Tidak bisa |
Baris kedua adalah kesalahan yang merusak motor. Bila motor dirancang bekerja pada hubungan bintang di tegangan jaringan, lalu dipindah ke segitiga, tiap gulungan menerima tegangan jauh di atas rancangannya. Motor akan menarik arus sangat besar dan gulungannya terbakar dalam waktu singkat.
Karena itu langkah pertama bukan membeli kontaktor, melainkan membaca pelat nama. Cara membacanya dibahas pada panduan motor listrik 3 fasa.
Komponen Panel Star Delta dan Penentuan Ukurannya
Rangkaian ini memakai tiga kontaktor yang masing-masing menanggung beban berbeda. Inilah sebabnya ketiganya tidak berukuran sama, dan memakai tiga kontaktor identik berarti membayar lebih mahal tanpa manfaat.
| Komponen | Perannya | Dasar penentuan ukuran |
|---|---|---|
| Kontaktor utama | Menyambung jaringan ke ujung U1, V1, W1 | Menanggung arus gulungan, lebih kecil dari arus nominal motor |
| Kontaktor segitiga | Menyambung silang antar ujung gulungan saat mode jalan | Setara kontaktor utama |
| Kontaktor bintang | Menghubung singkat U2, V2, W2 hanya saat start | Paling kecil, hanya bekerja sesaat |
| Pengaman beban lebih | Melindungi motor dari arus berlebih berkepanjangan | Bergantung pada posisi pemasangannya, lihat penjelasan di bawah |
| Timer | Menentukan kapan perpindahan terjadi | Disetel sesuai waktu motor mencapai putaran mendekati penuh |
| Pemutus daya | Pengaman hubung singkat dan sarana pemutus | Mengacu arus nominal motor dan karakteristik start |
Poin yang sering mengejutkan: pada hubungan segitiga, arus yang lewat tiap gulungan lebih kecil daripada arus yang mengalir di kabel jaringan. Perbandingannya adalah satu berbanding akar tiga. Karena kontaktor utama dan segitiga dipasang pada jalur gulungan, keduanya tidak perlu sebesar arus nominal motor.
Kontaktor bintang menanggung beban paling ringan karena hanya bekerja beberapa detik saat start dan arus yang lewat lebih kecil lagi. Namun jangan terlalu mengecilkannya, karena ia tetap harus menahan arus start yang besar meski singkat.
Posisi Pengaman Beban Lebih Menentukan Setelannya
Ini bagian yang paling sering salah setel, dan akibatnya proteksi menjadi tidak berfungsi meski alatnya terpasang.
| Posisi pemasangan | Arus yang dibaca | Dasar setelan |
|---|---|---|
| Di jalur masuk sebelum kontaktor utama | Arus jaringan | Disetel pada arus nominal pelat nama |
| Di jalur gulungan setelah kontaktor utama | Arus gulungan, lebih kecil | Disetel pada nilai yang lebih rendah, sekitar arus nominal dibagi akar tiga |
Menyetel pengaman yang terpasang di jalur gulungan memakai angka arus nominal pelat nama berarti setelannya terlalu tinggi. Motor bisa kelebihan beban cukup lama tanpa pengaman pernah bekerja, dan kerusakan gulungan baru ketahuan setelah terlambat.
Karena itu saat menerima panel dari pihak lain, periksa dua hal sekaligus: di mana pengaman itu dipasang, dan apakah setelannya sesuai dengan posisi tersebut.
Rangkaian Daya: Urutan Sambungan yang Tidak Boleh Tertukar
Rangkaian daya menghubungkan jaringan ke enam terminal motor melalui tiga kontaktor. Susunannya sebagai berikut.
| Bagian | Sambungan |
|---|---|
| Kontaktor utama | L1 ke U1, L2 ke V1, L3 ke W1 |
| Kontaktor bintang | Menghubung singkat U2, V2, dan W2 menjadi satu titik |
| Kontaktor segitiga | Menyilang ujung gulungan sehingga tiap gulungan menerima tegangan penuh antar fasa |
Bagian penyilangan pada kontaktor segitiga inilah yang paling sering keliru. Urutan penyilangan harus konsisten mengikuti arah yang sama, karena jika satu pasang tertukar, arah putaran pada mode segitiga menjadi berlawanan dengan arah pada mode bintang.
Akibatnya sangat merusak. Saat perpindahan terjadi, motor yang sedang berputar ke satu arah tiba-tiba menerima medan yang mendorongnya ke arah sebaliknya. Arus melonjak jauh di atas arus start biasa, pemutus turun, dan kopling maupun poros menanggung hentakan berat.
Gejalanya cukup khas: motor start mulus pada mode bintang, lalu terdengar hentakan keras tepat saat berpindah, dan pemutus langsung turun. Bila ini terjadi, periksa urutan penyilangan sebelum mencurigai komponen lain.
Wiring Kontrol Star Delta dan Urutan Kerjanya
Rangkaian kontrol mengatur kapan tiap kontaktor bekerja. Urutannya berjalan seperti ini:
- Tombol start ditekan, kontaktor bintang bekerja lebih dulu.
- Kontaktor utama menyusul, motor mulai berputar pada hubungan bintang.
- Timer menghitung mundur selama motor mempercepat putaran.
- Timer habis, kontaktor bintang dilepas.
- Setelah jeda singkat, kontaktor segitiga bekerja dan motor berjalan normal.
Perhatikan urutan pertama dan kedua. Kontaktor bintang sebaiknya bekerja sebelum kontaktor utama, bukan sesudahnya, agar hubungan bintang sudah terbentuk ketika tegangan masuk. Menyalakan kontaktor utama lebih dulu membuat tegangan sempat masuk ke gulungan yang belum terhubung sempurna.
Jeda singkat pada langkah kelima juga disengaja. Kontaktor membutuhkan waktu untuk benar-benar membuka, dan tanpa jeda, kontaktor segitiga bisa menutup ketika kontak bintang belum sepenuhnya terpisah.
Interlock: Pengaman yang Tidak Boleh Dihilangkan
Bila kontaktor bintang dan segitiga bekerja bersamaan, hasilnya adalah hubung singkat antar fasa langsung di kotak terminal motor. Ini bukan gangguan kecil, melainkan hubung singkat penuh yang dapat merusak panel dan membahayakan operator.
Karena itu keduanya harus saling mengunci dengan dua lapis pengaman:
- Penguncian listrik. Kontak bantu normal tertutup dari masing-masing kontaktor dipasang pada jalur kumparan lawannya, sehingga satu tidak bisa bekerja selama yang lain aktif.
- Penguncian mekanis. Perangkat yang dipasang di antara kedua kontaktor, secara fisik mencegah keduanya menutup bersamaan meski rangkaian kontrolnya bermasalah.
Banyak panel hanya memasang penguncian listrik karena lebih murah. Padahal bila salah satu kontak bantu menempel atau kabel kontrol terhubung salah, lapisan itu gagal dan tidak ada yang menahan. Untuk instalasi yang bekerja terus-menerus, pasang keduanya.
Setelan Timer pada Wiring Star Delta
Timer menentukan kapan perpindahan terjadi, dan setelannya bukan angka baku melainkan hasil pengamatan pada beban yang sesungguhnya.
| Setelan | Yang terjadi |
|---|---|
| Terlalu singkat | Motor belum mendekati putaran penuh, arus melonjak besar saat berpindah, pemutus sering turun |
| Terlalu lama | Motor bekerja lama pada torsi rendah, gulungan memanas, dan pada beban berat putaran bisa tidak pernah tercapai |
| Tepat | Perpindahan terjadi saat putaran sudah mendekati nominal, lonjakan arus kecil |
Cara menyetelnya secara praktis: amati arus pada mode bintang memakai tang ampere. Saat start, arus tinggi lalu turun seiring motor mempercepat. Ketika arus sudah stabil dan tidak turun lagi secara berarti, itulah tanda motor sudah mendekati putaran maksimal yang bisa dicapai pada hubungan bintang. Setel timer sedikit setelah titik tersebut.
Perlu diingat, waktu yang dibutuhkan bergantung pada bebannya. Pompa sentrifugal mencapai putaran jauh lebih cepat daripada konveyor bermuatan atau mesin dengan roda gaya berat. Karena itu setelan dari panel lain belum tentu cocok untuk instalasi Anda.
Kapan Metode Ini Tidak Cocok
Pada hubungan bintang, torsi yang dihasilkan hanya sekitar sepertiga dari torsi pada hubungan segitiga. Konsekuensinya langsung: beban yang menuntut torsi besar sejak putaran nol tidak akan pernah berputar dengan baik.
| Jenis beban | Kecocokan | Alasannya |
|---|---|---|
| Pompa sentrifugal | Sangat cocok | Ringan saat start, torsi naik seiring putaran |
| Kipas dan blower | Cocok | Karakter beban serupa pompa |
| Kompresor torak bermuatan | Kurang cocok | Menuntut torsi besar sejak awal |
| Konveyor bermuatan penuh | Kurang cocok | Beban statis besar saat mulai bergerak |
| Mesin dengan inersia besar | Perlu perhitungan khusus | Waktu mencapai putaran menjadi panjang |
Untuk beban yang tidak cocok, pilihannya adalah start lunak berbasis elektronik atau pengatur putaran variabel, sebagaimana dibandingkan pada panduan electric pump. Keduanya menurunkan arus start tanpa memangkas torsi sebesar hubungan bintang, dan pengatur putaran memberi penghematan energi tambahan pada beban yang berubah-ubah.
Perlu dicatat pula bahwa pada perpindahan terbuka selalu ada jeda tanpa aliran daya. Selama jeda itu putaran motor turun sedikit, dan pada beban berat penurunannya cukup besar sehingga lonjakan arus saat masuk segitiga menjadi tinggi.
Wiring Star Delta dengan PLC
Pada panel modern, fungsi timer dan penguncian sering dipindahkan ke dalam program PLC. Yang berubah hanya rangkaian kontrolnya, sedangkan rangkaian dayanya tetap sama persis.
- Tombol start dan stop menjadi masukan digital.
- Kumparan ketiga kontaktor dikendalikan lewat keluaran digital, umumnya melalui relai perantara.
- Fungsi timer dijalankan oleh instruksi pewaktu di dalam program.
- Kontak pengaman beban lebih tetap dibaca sebagai masukan agar PLC mengetahui kondisi gangguan.
Satu hal yang tidak boleh dihilangkan meski memakai PLC: penguncian mekanis antara kontaktor bintang dan segitiga tetap harus terpasang. Program bisa salah, keluaran bisa macet, dan kabel bisa tersambung keliru. Penguncian fisik adalah lapisan terakhir yang tidak bergantung pada perangkat lunak.
Demikian pula pengaman beban lebih. Fungsinya tidak digantikan oleh program, karena PLC tidak memutus arus daya menuju motor. Proteksi motor selengkapnya dibahas pada panduan motor listrik 3 fasa.
Gangguan yang Sering Terjadi dan Cara Menelusurinya
| Gejala | Penyebab yang paling mungkin | Langkah pemeriksaan |
|---|---|---|
| Hentakan keras dan pemutus turun saat perpindahan | Urutan penyilangan pada kontaktor segitiga tertukar | Periksa pasangan sambungan antar ujung gulungan |
| Motor menderu tetapi tidak mencapai putaran | Beban terlalu berat untuk torsi pada hubungan bintang | Tinjau kecocokan metode dengan jenis bebannya |
| Pemutus turun tepat saat start | Timer terlalu singkat atau kedua kontaktor sempat menutup bersamaan | Periksa penguncian dan setelan timer |
| Pengaman beban lebih sering bekerja padahal beban normal | Setelan tidak sesuai posisi pemasangannya | Cocokkan setelan dengan posisi di jalur masuk atau jalur gulungan |
| Motor terbakar tak lama setelah panel baru dipasang | Tegangan segitiga motor tidak sesuai tegangan jaringan | Baca ulang pelat nama sebelum menyalakan unit pengganti |
| Tidak pernah berpindah ke segitiga | Timer atau kontak bantu bermasalah | Ukur kumparan kontaktor segitiga saat timer habis |
| Arus tidak seimbang antar fasa saat berjalan | Salah satu sambungan longgar atau kontak aus | Ukur arus tiap fasa dan periksa kekencangan terminal |
Baris terakhir layak diperhatikan khusus. Ketidakseimbangan arus antar fasa memanaskan gulungan secara perlahan, dan gejalanya baru terlihat sebagai motor terbakar berbulan-bulan kemudian. Pengukuran arus tiap fasa secara berkala jauh lebih murah daripada menggulung ulang motor.
Pemeriksaan Wiring Star Delta Sebelum Panel Dinyalakan
- Baca pelat nama dan pastikan tegangan segitiga sesuai tegangan jaringan.
- Pastikan motor benar-benar memiliki enam terminal yang terpisah.
- Periksa urutan penyilangan pada kontaktor segitiga.
- Pastikan penguncian listrik dan mekanis keduanya terpasang.
- Cocokkan setelan pengaman beban lebih dengan posisi pemasangannya.
- Uji rangkaian kontrol tanpa daya ke motor untuk memastikan urutannya benar.
- Saat uji pertama dengan motor, ukur arus tiap fasa pada kedua mode.
- Catat arus dan waktu perpindahan sebagai acuan pemeriksaan berikutnya.
Langkah keenam sering dilewati padahal paling aman. Menguji rangkaian kontrol lebih dulu tanpa menyambung daya ke motor memungkinkan Anda melihat urutan kerja kontaktor tanpa risiko merusak motor bila ada kesalahan sambungan.
Pertimbangan memilih antara satu dan tiga fasa untuk pompa dibahas pada panduan pompa air 3 phase.
Pemasangan sepasang unit berlawanan arah dibahas pada panduan vibration motor.
Motor yang dijalankan dengan rangkaian ini dibahas pada panduan Siemens electric motors.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu wiring star delta?
Wiring star delta adalah cara menyambung motor tiga fasa agar gulungannya terhubung bintang saat start, lalu berpindah ke segitiga setelah motor mendekati putaran penuh. Tujuannya menekan arus start, karena pada hubungan bintang tiap gulungan menerima tegangan lebih rendah.
Apakah semua motor tiga fasa bisa dipasang star delta?
Tidak. Motor harus memiliki enam terminal terpisah, dan tegangan segitiga pada pelat namanya harus sama dengan tegangan jaringan. Motor yang dirancang bekerja pada hubungan bintang di tegangan jaringan akan terbakar bila dipindah ke segitiga.
Berapa lama timer sebaiknya disetel?
Tidak ada angka baku karena bergantung pada bebannya. Amati arus saat mode bintang, dan pindahkan setelah arus berhenti menurun, yang menandakan motor sudah mendekati putaran maksimal pada hubungan tersebut. Pompa mencapainya jauh lebih cepat daripada konveyor bermuatan.
Apa yang terjadi bila kontaktor bintang dan segitiga menutup bersamaan?
Terjadi hubung singkat antar fasa langsung di kotak terminal motor. Karena itu keduanya wajib saling mengunci, sebaiknya dengan penguncian listrik dan penguncian mekanis sekaligus, bukan salah satu saja.
Kenapa pemutus turun tepat saat perpindahan ke segitiga?
Penyebab tersering ada dua: urutan penyilangan pada kontaktor segitiga tertukar sehingga arah putaran berbalik, atau timer disetel terlalu singkat sehingga motor belum mendekati putaran penuh. Periksa urutan sambungan lebih dulu.
Kenapa pengaman beban lebih sering bekerja padahal beban normal?
Kemungkinan besar setelannya tidak sesuai dengan posisi pemasangannya. Pengaman yang dipasang di jalur gulungan membaca arus yang lebih kecil daripada arus jaringan, sehingga setelannya harus lebih rendah dari angka pada pelat nama.
Kesimpulan
Rangkaian ini terlihat rumit karena melibatkan tiga kontaktor, padahal yang benar-benar menentukan keberhasilannya hanya empat hal: tegangan segitiga motor sesuai jaringan, urutan penyilangan tidak tertukar, penguncian antar kontaktor terpasang, dan setelan pengaman sesuai posisinya.
Perhatikan pula bahwa metode ini hanya menguntungkan pada beban yang ringan saat start. Untuk beban bertorsi besar, start lunak atau pengatur putaran variabel adalah pilihan yang lebih tepat.
Untuk kebutuhan panel pompa pada gedung maupun industri, tim kami siap membantu menentukan metode start yang sesuai dengan karakter beban dan kondisi kelistrikan di lokasi Anda.






