Motor TECO adalah motor induksi rotor sangkar buatan TECO Electric & Machinery, produsen asal Taiwan yang berdiri pada 1956. Di Indonesia, unit yang paling banyak beredar berasal dari seri AESV dan AESU, tersedia mulai daya kecil hingga ratusan kilowatt, dengan proteksi IP55 dan isolasi kelas F sebagai standar stok.
- Profil Singkat TECO
- Membaca Kode Seri Motor TECO
- Kelas Efisiensi IE1, IE2, dan IE3
- Spesifikasi Umum Motor TECO Unit Stok
- Daya Kuda, Kilowatt, dan Putaran
- Metode Start: Langsung atau Bintang Segitiga
- Mencocokkan Motor TECO dengan Pompa
- Yang Menentukan Harga
- Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Motor TECO
- Memeriksa Unit Saat Barang Datang
- Perawatan Berkala
- Informasi yang Perlu Disiapkan Sebelum Memesan
- Pertanyaan yang Sering Diajukan
- Motor TECO buatan negara mana?
- Apa beda AESV1S dan AESV2S?
- Berapa kW untuk dinamo TECO 10 HP dan 15 HP?
- Apakah motor TECO bisa dipakai dengan pengatur putaran?
- Apa arti IP55 pada pelat nama?
- Bagaimana memastikan katalog yang saya baca masih berlaku?
- Kesimpulan
Hampir semua halaman yang muncul di pencarian untuk topik ini adalah halaman produk penjual. Yang jarang dijelaskan justru hal yang paling dibutuhkan pembeli: arti kode seri seperti AESV1S dan AESU2S, beda kelas efisiensi IE1 sampai IE3, serta cara mencocokkan daya motor dengan beban. Artikel ini membahas semuanya, termasuk hal yang perlu diperiksa sebelum memesan.
Profil Singkat TECO
TECO Electric & Machinery Co., Ltd. didirikan pada 12 Juni 1956 dan berkantor pusat di Distrik Nangang, Taipei, Taiwan. Perusahaan ini tercatat di bursa Taiwan dan memproduksi motor listrik industri, penggerak servo, serta peralatan kelistrikan lain.
Satu bagian sejarahnya menjelaskan kenapa merek ini dikenal luas di pasar internasional. Pada 1988 TECO membentuk usaha patungan dengan Westinghouse Electric, lalu pada 1995 mengambil alih seluruh saham mitranya dan menamai perusahaan tersebut TECO-Westinghouse Motor Company. Setahun setelah usaha patungan itu dimulai, tepatnya pada 1989, TECO Industry Malaysia berdiri dan menjadi salah satu basis produksi untuk kawasan Asia Tenggara.
Membaca Kode Seri Motor TECO
Membaca Kode Seri Motor TECO
AESV 2S
Rangkaian
AESV: rumah besi cor
AESU: rumah aluminium
Motor induksi rotor sangkar
Kelas Efisiensi
1S = IE1 standar
2S = IE2 tinggi 3S = IE3 premium
Acuan IEC 60034-30-1
Ketentuan umum unit stok
Frame 80M sampai 355C · TEFC dan TENV · IP55 · Isolasi kelas F
380 sampai 415 V · 3 fasa · 50 Hz
Kode seri bukan nomor acak. Sekali Anda paham polanya, Anda bisa langsung tahu kelas efisiensi dan konstruksi sebuah unit hanya dari namanya.
| Bagian kode | Artinya |
|---|---|
| AESV | Rangkaian motor induksi rotor sangkar dengan rumah besi cor |
| AESU | Rangkaian setara dengan rumah aluminium pada rentang frame tertentu |
| Akhiran 1S | Kelas efisiensi IE1, efisiensi standar |
| Akhiran 2S | Kelas efisiensi IE2, efisiensi tinggi |
| Akhiran 3S | Kelas efisiensi IE3, efisiensi premium |
| Akhiran LA | Varian dengan konfigurasi khusus dalam rangkaian yang sama |
Jadi AESV1S adalah unit IE1, sedangkan AESV2S adalah unit IE2 dengan konstruksi dasar yang sama. Ketika penjual menawarkan dua unit dengan daya kuda identik tetapi harga berbeda jauh, perbedaannya hampir selalu ada pada akhiran ini.
Kelas Efisiensi IE1, IE2, dan IE3
Penamaan kelas efisiensi mengikuti standar internasional IEC 60034-30-1, yang menetapkan batas efisiensi minimum untuk motor induksi rotor sangkar. Dalam dokumen teknis TECO, tiap tipe dirujuk ke tabel yang berbeda pada standar tersebut.
| Kelas | Tipe TECO | Acuan pada IEC 60034-30-1 (2014) |
|---|---|---|
| IE1 — efisiensi standar | AESV1S, AESU1S, AESV1S-LA | Tabel B3 |
| IE2 — efisiensi tinggi | AESV2S, AESU2S, AESV2S-LA | Tabel B5 |
| IE3 — efisiensi premium | AESV3S | Tabel B7 |
Perbedaan kelas ini berdampak langsung pada biaya operasi. Motor yang berjalan hampir sepanjang hari, seperti penggerak pompa suplai air atau kompresor, membuat selisih efisiensi beberapa persen terkumpul menjadi angka yang nyata pada tagihan listrik dalam hitungan tahun.
Sebaliknya, untuk beban yang hanya menyala sesekali, misalnya pompa cadangan yang jarang dipakai, memilih kelas premium sering tidak sebanding dengan selisih harga belinya. Pertimbangkan jam operasi tahunan sebelum memutuskan.
Spesifikasi Umum Motor TECO Unit Stok
Dokumen teknis pabrik mencantumkan ketentuan berikut untuk unit stok, dan ini yang perlu Anda cocokkan dengan kondisi pemasangan.
| Aspek | Ketentuan pada unit stok |
|---|---|
| Jenis | Motor induksi rotor sangkar |
| Ukuran frame | 80M sampai 355C |
| Konstruksi | Tertutup penuh berpendingin kipas (TEFC) dan tertutup tanpa ventilasi (TENV) |
| Tingkat proteksi | IP55, kebutuhan lain perlu dikonfirmasi ke pabrik |
| Kelas isolasi | Kelas F |
| Tegangan | 380 sampai 415 V, 3 fasa, 50 Hz |
| Bantalan | Bola alur dalam tersegel untuk frame 80 sampai 225M |
| Metode penggerak | Kopling langsung dan sabuk untuk frame 80M sampai 250M |
Ada satu catatan penting yang sering terlewat. Untuk motor 2 kutub, kesesuaian bagi pemakaian kopling langsung sekaligus sabuk hanya berlaku sampai frame 200L, bukan 250M seperti pada jumlah kutub lain. Bila Anda merencanakan penggerak sabuk pada motor 2 kutub berukuran lebih besar, konfigurasinya perlu dikonfirmasi lebih dulu.
Daya Kuda, Kilowatt, dan Putaran
Pencarian di Indonesia hampir selalu memakai satuan daya kuda, sedangkan katalog pabrik memakai kilowatt. Konversinya memakai angka 1 HP setara sekitar 0,746 kW, lalu dibulatkan ke daya standar terdekat yang tersedia.
| Daya kuda | Daya standar terdekat |
|---|---|
| 7,5 HP | 5,5 kW |
| 10 HP | 7,5 kW |
| 15 HP | 11 kW |
| 20 HP | 15 kW |
| 25 HP | 18,5 kW |
| 30 HP | 22 kW |
| 50 HP | 37 kW |
| 100 HP | 75 kW |
Selain daya, jumlah kutub menentukan putaran. Hubungannya mengikuti rumus n = 120f ÷ p, sehingga pada 50 Hz motor 2 kutub berputar sekitar 3.000 rpm, 4 kutub sekitar 1.500 rpm, dan 6 kutub sekitar 1.000 rpm. Angka pada pelat nama selalu sedikit di bawah nilai tersebut karena adanya slip. Penjelasan lengkapnya ada pada artikel dinamo motor listrik.
Kesalahan yang mahal adalah memesan daya yang benar tetapi jumlah kutub yang keliru. Motor 15 kW 2 kutub dan 15 kW 4 kutub sama-sama 15 kW, tetapi torsi dan putarannya jauh berbeda, dan hasilnya tidak akan cocok dengan beban yang sama.
Metode Start: Langsung atau Bintang Segitiga
Dokumen teknis pabrik memberi ketentuan tegangan yang berbeda berdasarkan daya motor untuk start langsung.
| Daya motor | Tegangan rendah | Tegangan tinggi |
|---|---|---|
| 2,2 kW ke bawah | 220 sampai 240 V | 380 sampai 415 V |
| 3 kW ke atas | 380 sampai 415 V | — |
Untuk start bintang segitiga, keenam terminal U1, V1, W1, U2, V2, dan W2 dihubungkan ke panel starter, sedangkan tegangan sumber pada L1, L2, dan L3 mengikuti yang tertera di pelat nama. Metode ini menurunkan arus start, sehingga sering diminta oleh penyedia listrik untuk motor berdaya besar. Rangkaian dan komponennya dibahas pada panduan motor listrik 3 fasa.
Perlu diperhatikan, start bintang segitiga menghasilkan torsi start yang jauh lebih rendah. Untuk beban yang berat sejak awal putaran, metode ini bisa membuat motor gagal mencapai putaran penuh sebelum panel berpindah ke segitiga.
Mencocokkan Motor TECO dengan Pompa
Ketika motor dipakai sebagai penggerak pompa, pemilihan daya tidak berangkat dari ukuran motor, melainkan dari titik kerja pompanya. Urutannya begini:
- Tentukan debit dan head total yang dibutuhkan instalasi.
- Cari titik kerja itu pada kurva pompa, lalu baca daya poros yang diminta.
- Tambahkan margin sesuai anjuran pabrik pompa, karena daya poros dapat naik bila titik kerja bergeser.
- Bulatkan ke daya standar terdekat di atasnya, lalu tentukan jumlah kutub sesuai putaran yang dituntut pompa.
- Periksa metode start dan kapasitas panel yang tersedia di lokasi.
Satu hal yang perlu dipahami tentang beban pompa sentrifugal: daya yang diserap sebanding dengan pangkat tiga putaran. Menaikkan putaran sedikit saja menaikkan konsumsi daya secara tajam. Hubungan ini berlaku pada semua jenis pompa dinamik, bukan hanya pada satu merek tertentu. Karena itu mengganti motor ke putaran lebih tinggi dengan harapan debit bertambah hampir selalu berakhir dengan motor yang kelebihan beban.
Yang Menentukan Harga
Harga untuk daya kuda yang sama bisa berbeda jauh, dan penyebabnya bisa ditelusuri:
- Kelas efisiensi. Unit IE3 lebih mahal di awal dibanding IE2 dan IE1 pada daya yang sama.
- Jumlah kutub. Pada daya sama, motor dengan putaran lebih rendah umumnya berukuran fisik lebih besar.
- Bahan rumah motor. Besi cor dan aluminium berbeda bobot, ketahanan, dan biaya.
- Ketersediaan stok. Ukuran umum tersedia lebih cepat, ukuran besar sering berstatus pesanan.
- Konfigurasi khusus. Permintaan di luar standar stok, seperti tingkat proteksi lain, mengubah harga dan waktu penyediaan.
- Jalur distribusi. Dukungan purnajual dan ketersediaan suku cadang punya nilai yang tidak terlihat di label harga.
Bandingkan penawaran berdasarkan biaya kepemilikan, bukan harga tebus. Untuk motor yang berjalan harian, selisih tagihan listrik antar kelas efisiensi sering melampaui selisih harga pembeliannya.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Motor TECO
| Kesalahan | Akibatnya |
|---|---|
| Memesan hanya menyebut daya kuda | Jumlah kutub, mounting, dan frame bisa tidak sesuai |
| Mengabaikan bentuk pemasangan | Unit datang tetapi tidak bisa dipasang pada dudukan yang ada |
| Memilih motor kebesaran sebagai cadangan | Bekerja jauh di bawah beban, efisiensi dan faktor daya turun |
| Kabel terlalu kecil untuk jarak panjang | Drop tegangan, arus naik, gulungan cepat panas |
| Pengaman disetel di atas arus nominal | Motor tidak terlindungi saat beban berlebih |
| Memasang di ruang tanpa ventilasi | Pendinginan tidak memadai, umur isolasi memendek |
| Start bintang segitiga untuk beban berat | Torsi start kurang, motor gagal mencapai putaran penuh |
Memeriksa Unit Saat Barang Datang
Pemeriksaan sepuluh menit saat penerimaan mencegah masalah yang jauh lebih mahal di kemudian hari. Yang perlu dicocokkan bukan hanya kardusnya, melainkan pelat nama yang menempel pada motor TECO itu sendiri.
| Yang diperiksa | Kenapa penting |
|---|---|
| Tipe dan kode seri pada pelat nama | Memastikan kelas efisiensi sesuai pesanan |
| Daya, tegangan, dan frekuensi | Harus cocok dengan jaringan di lokasi |
| Putaran nominal | Menunjukkan jumlah kutub yang sebenarnya dikirim |
| Arus nominal | Dasar penyetelan pengaman pada panel |
| Ukuran frame dan bentuk pemasangan | Menentukan kecocokan dengan dudukan yang ada |
| Tingkat proteksi dan kelas isolasi | Harus sesuai kondisi lingkungan pemasangan |
| Putaran poros dengan tangan | Mendeteksi kerusakan bantalan akibat benturan saat pengiriman |
Untuk penggerak pompa sumur dalam, pertimbangan pemilihan dayanya dibahas terpisah pada panduan pompa deep well.
Bila motor tidak langsung dipasang, simpan di ruang kering dan putar porosnya secara berkala. Bantalan yang diam terlalu lama pada satu posisi dapat mengalami penandaan pada lintasan bolanya, dan gejalanya baru muncul sebagai getaran setelah unit dijalankan.
Perawatan Berkala
| Interval | Yang dilakukan |
|---|---|
| Bulanan | Dengar suara dan rasakan getaran, periksa kebersihan sirip pendingin |
| Tiga bulanan | Ukur arus tiap fasa saat berbeban, bandingkan dengan pelat nama |
| Enam bulanan | Periksa kekencangan terminal, kondisi kabel, dan dudukan baut |
| Tahunan | Ukur tahanan isolasi, periksa kesejajaran dengan mesin yang digerakkan |
| Sesuai anjuran pabrik | Pelumasan ulang bantalan pada tipe yang menyediakan nipel gemuk |
Pengukuran arus tiap fasa adalah pemeriksaan paling informatif dan paling murah. Ketidakseimbangan arus antar fasa menandakan masalah pada suplai atau pada gulungan, dan hampir selalu muncul jauh sebelum motor benar-benar berhenti bekerja.
Kesejajaran juga tidak boleh diabaikan. Kopling yang tidak sejajar membebani bantalan secara terus-menerus, dan pada motor TECO maupun merek lain, inilah penyebab kerusakan bantalan yang paling sering ditemui di lapangan.
Informasi yang Perlu Disiapkan Sebelum Memesan
Daftar berikut membuat penawaran yang Anda terima langsung tepat sasaran, tanpa bolak-balik bertanya:
- Daya dalam kW atau HP, beserta jumlah kutub atau putaran yang diinginkan.
- Tegangan dan frekuensi jaringan di lokasi.
- Bentuk pemasangan, misalnya kaki, flens, atau kombinasi keduanya.
- Kelas efisiensi yang dituju: IE1, IE2, atau IE3.
- Metode start yang akan dipakai dan apakah motor akan dijalankan dengan pengatur putaran.
- Kondisi lingkungan: suhu ruang, ketinggian lokasi, kelembaban, dan paparan debu atau air.
- Jenis beban yang digerakkan beserta karakter torsinya saat start.
Poin terakhir sering dianggap sepele padahal paling menentukan. Beban seperti pompa sentrifugal ringan saat start, sedangkan konveyor bermuatan atau kompresor torak menuntut torsi besar sejak putaran nol. Karakter beban inilah yang menentukan metode start yang aman, bukan sekadar besarnya daya.
Pertimbangan memilih penggerak listrik dibanding penggerak lain dibahas pada panduan electric pump.
Untuk motor yang memenuhi syarat enam terminal, rangkaian panelnya dibahas pada panduan wiring star delta.
Merek lain pada kelas yang sama dibahas pada panduan Siemens electric motors.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Motor TECO buatan negara mana?
TECO Electric & Machinery adalah perusahaan Taiwan yang berdiri pada 1956 dan berpusat di Taipei. Perusahaan ini memiliki basis produksi di beberapa negara, termasuk Malaysia sejak 1989, sehingga unit yang beredar di Asia Tenggara dapat berasal dari lebih dari satu pabrik.
Apa beda AESV1S dan AESV2S?
Keduanya motor induksi rotor sangkar dari rangkaian yang sama, bedanya pada kelas efisiensi. AESV1S termasuk kelas IE1 dengan efisiensi standar, sedangkan AESV2S termasuk kelas IE2 dengan efisiensi tinggi menurut IEC 60034-30-1.
Berapa kW untuk dinamo TECO 10 HP dan 15 HP?
Sepuluh daya kuda setara dengan daya standar 7,5 kW, sedangkan lima belas daya kuda setara 11 kW. Saat memesan, sebutkan juga jumlah kutub atau putaran yang diinginkan karena satu nilai daya tersedia dalam beberapa pilihan putaran.
Apakah motor TECO bisa dipakai dengan pengatur putaran?
Pemakaian dengan pengatur putaran perlu disesuaikan dengan ketentuan pabrik untuk tipe yang bersangkutan, terutama menyangkut rentang putaran, pendinginan pada putaran rendah, dan perlindungan bantalan. Sampaikan rencana ini sejak awal agar tipe yang dipilih memang sesuai.
Apa arti IP55 pada pelat nama?
Angka pertama menunjukkan perlindungan terhadap masuknya debu, angka kedua terhadap masuknya air. IP55 berarti terlindung dari debu dalam jumlah yang mengganggu dan tahan terhadap semprotan air bertekanan rendah dari segala arah. Ini adalah ketentuan pada unit stok; kebutuhan lain perlu dikonfirmasi.
Bagaimana memastikan katalog yang saya baca masih berlaku?
Rentang daya, ukuran frame, dan ketentuan teknis dapat berubah antar terbitan katalog. Selalu cocokkan tipe dan nomor terbitan dokumen dengan yang berlaku saat pemesanan, dan jadikan pelat nama unit sebagai acuan terakhir.
Kesimpulan
Memilih motor listrik yang tepat berangkat dari beban, bukan dari katalog. Tentukan daya poros yang dibutuhkan beserta putarannya, tetapkan kelas efisiensi berdasarkan jam operasi tahunan, lalu cocokkan bentuk pemasangan dan metode start dengan kondisi di lokasi. Kode seri baru berguna setelah keempat hal itu jelas.
Untuk kebutuhan penggerak pompa pada gedung maupun industri, tim kami siap membantu menghitung daya poros dari titik kerja pompa dan menentukan spesifikasi motor yang sesuai.






